Anggaran
Kesehatan
APBN 2020

"Meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan
serta penguatan penurunan angka stunting".

Asset 2 • Pusat 97,2 T • Transfer ke Daerah 34,9 T 132,2 TAPBN 2020:(5% dari Belanja APBN)

TARGET KESEHATAN MELALUI KEMENTERIAN/LEMBAGA

Cakupan penduduk yang menjadi penerima bantuan iuran (PBI) melalui JKN-KIS mencapai 96,8 juta jiwa (alokasi sebesar Rp48,8T).

Penugasan tenaga kesehatan sebanyak 2.700 orang ke daerah-daerah tertinggal.

Imunisasi bayi usia 0-11 bulan mencapai 1,8 juta bayi.

Fasilitas kesehatan tingkat pertama (FTKP) yang memiliki sarana, prasarana, dan alat kesehatan sebanyak 233 FTKP.

Perluasan lokasi prioritas program penurunan prevalensi stunting pada 260 kabupaten/kota, dengan target prevalensi stunting pada balita sebesar 27,1 persen.

Penyediaan makanan tambahan (PMT) bagi 824.600 balita kurus dan 466.450 ibu hamil kurang energi kronik (KEK).

TARGET KESEHATAN MELALUI TRANSFER KE DAERAH DAN DANA DESA (DAK Fisik, DAK Non Fisik, Otsus Papua)

Penguatan Pelayanan Kesehatan Dasar 6.452 Puskesmas.

Penguatan Pelayanan Kesehatan Rujukan 642 Rumah Sakit (RS).

Bantuan Operasional Kesehatan 9.993 Puskesmas.

Bantuan Operasional KB untuk 18.001 faskes dan 7.144 kecamatan.

Penguatan Intervensi Stunting di 260 Kabupaten/Kota.

Pembangunan RS Pratama 12 Kabupaten/kota.

Informasi Lebih Lanjut

APBN 2020

Hak Cipta Kementerian Keuangan Republik Indonesia
Manajemen Situs Kemenkeu - Gedung Djuanda I Lt. 9
Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
Telp: 134 Fax: 021-3500842